Pekanbaru

Sejumlah Toko Elektronik Pekanbaru Larangkan Karyawan Sholat Jumat

Meranti_News, Pekanbaru - Beberapa waktu lalu wartawan riauterkinicom mendapatkan informasi dari eks karyawan Toko Sony Elektronik di Jalan Jendral Sudirman. Ia mengatakan kalau terpaksa mengajukan pengunduran diri dari tempatnya bekerja karena tidak mendapat kebebasan menjalankan ibadah.


"Peraturan toko melarang kami sholat Jumat, karena saat orang sholat Jumat, kami masih disuruh bekerja," tuturnya. Nama sumber sengaja tidak disebutkan dengan alasan keamanan yang bersangkutan.


Menurut sumber tersebut, tidak hanya dirinya yang mengundurkan diri, tetapi ada sekitar 8 karyawan yang mengambil sikap yang sama. Mereka memilih berhenti dari kerja, daripada tidak bisa melaksanakan kewajiban sholat Jumat setiap pekan.


Untuk memastikan informasi tersebut, Jumat (25/5/12), wartawati riauterkinicom ditugaskan datang ke toko tersebut sekitar pukul 12.30 WIB, waktu umat Islam menunaikan sholat Jumat.


Di toko tersebut terlihat sekitar 10 karyawan. Riauterkinicom yang sengaja berpura-pura memilih barang elektronik lantas dilayani dua karyawan. Kepadanya lantas ditanya mengapa tidak sholat Jumat. Salah seorang karyawan mengaku kalau dirinya non muslim dan seorang lagi mengaku muslim.


Justru karyawan yang non muslim itu yang kemudian mengatakan kalau pihak toko tak memberikan waktu untuk karyawan muslim melaksanakan sholat Jumat. Sementara karyawan yang muslim hanya membenarkan.


“Ya. Memang benar dari perusahaan menetapkan peraturan, setiap pegawai muslim tidk diizinkan melakukan sholat jumat. Tapi lebih jelasnya coba tanya langsung kepada, pegawai yang muslim,“ sarannya.


Riauterkinicom lantas mencoba mendapatkan konfirmasi dari pemilik toko bernama Mariana. Ketika dihubungi yang mengangkat telephon bagian kasir. Ia mengatakan kalau Mariana sedang keluar kota.


Setelah dijelaskan maksud pembicaraan, karyawan bagian kasir lantas memanggil seseorang yang mengaku bernama Ani untuk melayani wawancara pertelephon. Tapi Ani mengaku tidak punya kewenangan untuk menjawab masalah itu, kemudian menyarankan menghubungi Yudi sekaligus memberikan nomor telephon yang harus dihubungi.


Ternyata nomor yang diberikan Ani milik Toko Duta Elektonik di Jalan HR Soebrantas. Sebagai tambahan informasi toko ini dan Toko Sony Vaio di Jalan Jendral Sudirman satu pemiliknya, Mariana.


Berdasarkan informasi yang didapat riauterkinicom, Yudi merupakan supervisor di Sony Elektronik dan juga Duta Elektronik, namun ketika berbicara dengan riauterkinicom ia membantah punya hubungan dengan Toko Sony Elektronik di Jalan Jendral Sudirman.


"Kalau Anda mau mencari Bu Mariana, ya cari saja di Sony Elektronik. Saya tidak ada hubungan dengan itu," tukasnya seraya menutup pembicaraan.


Riauterkinicom lantas kembali menghubungi Toko Sony Elektronik untuk meminta penjelasan dari Ani, yang tadi merekomendasikan nama Yudi, namun justru karyawan yang mengangkat menyebut tidak ada nama Ani di sana. Bahkan begitu ditanya keberadaan Mariana, telephon langsung ditutup. 

Sumber : riauterkini