MERANTInews, Selatpanjang - WARGA pulau Rangsang meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melakukan program penyatuan akses Pulau Rangsang. Dimana, dengan program tersebut masyarakat yakin bahwa persoalan minimnya pembangunan dapat teratasi dengan cepat dalam upaya meningkatkan perekonomian. Usulan ini disampaikan warga saat Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Masrul Kasmy MSi, melakukan kunjungan ke Desa Beting Kecamatan Rangsang Pesisir, baru-baru ini. Alhasil, usulan penyatuan akses pulau Rangsang itupun mendapat perhatian dan tanggapan positif dari Wabup. Untuk itu ia berjanji akan memfasilitasi usulan warga pulau Rangsang dengan pemerintah daerah nantinya.
“Silahkan nanti para Kepala Desa setempat melakukan pertemuan untuk membicarakan program ini. Kemudian sampaikan laporannya ke Pemkab,” ujar Masrul. Selain itu, Wabup juga menyampaikan usulan dari warga tersebut sangat positif. Sebab dalam Pemkab tidaklah mampu mengakomodir semua hal terkait kebutuhan utamaditengah masyarakat. Maka dari itulah Pemkab sangat berterimakasih, karena usulan dari masyaralkat tersebut menjadi salah satu masukan bagi program pembangunan di Kepulauan Meranti ini.
Sementara itu, Kepala Desa Beting, Sutarno yang mewakili warga setempat menyebutkan, pembangunan jalan yang bertujuan menyatukan pulau Rangsang tersebut sangat dibutuhkan oleh warga. Penyatuan ini selain memudahkan akses bagi masyarakat antar desa di Pulau Rangsang juga dapat memperpendek jarak masyarakat Pulau Rangsang untuk menuju ibu kota Kabupaten, Selatpanjang.
“Dengan adanya akses ini nantinya, masyarakat tidak lagi perlu menggunakan pompong untuk menuju desa di pulau Rangsang. Jarak menuju ke Selatpanjang pun akan lebih dekat,” kata Sutarno.
Lebih lanjut ia menjelaskan tentang program penyatuan Pulau Rangsang tersebut, dari ibu kota kecamatan Rangsang yakni Tanjungsamak, menuju ke Desa Sokop dan langsung menuju Desa Beting. Saat ini badan jalan untuk akses tersebut sudah ada, hanya saja perlu dilakukan penimbunan base (campuran pasir dan batu). Selain itu juga diperlukan pembangunan turap dan semacam pelabuhan perahu penyeberangan (kempang), untuk melintasi sungai yang terdapat dalam rute tersebut.
Dengan jalur ini, warga yang berada di Kecamatan Rangsang tidak lagi harus menggunakan kapal pompong menuju Selatpanjang dengan memakan waktu yang lama. Dari Tanjungsamak bisa menggunakan sepeda motor menuju ke Desa Beting Kecamatan Rangsang Pesisir dan dari desa inilah nantinya warga menyeberang ke Selatpanjang. Jarak tempuh dari Desa Beting ke Selatpanjang tidaklah memakan waktu lama, karena tidak berada jauh dari wilayah Dorak, sebelah timur Kota Selatpanjang.
“Dengan begini nantinya, masyarakat bisa dengan mudah menempuh antar desa di tiga kecamatan Pulau Rangsang (Rangsang, Rangsang Pesisir, Rangsang Barat), begitu juga untuk menuju ke ibu kota kabupaten,” sebutnya.